SESUAI janji kemarin, saya akan menulis tentang copywriting.

Sebelum ke sana, sebaiknya kita semua sepakat, copywriting adalah naskah iklan. Atau bisa dipahami sebagai teknik menghasilkan tulisan yang akan membuat pembaca merespon tulisan tersebut.

Jangan dulu close, kaitannya dengan judul akan anda temukan di sini.

Kenapa disebut copywriting? Copy dimaksudkan agar pembaca menduplikasi tujuan dari penulisan, misal membeli, mendaftar, mengingat, atau boleh juga mencoblos.

Beriklan bukan hanya sekadar cuap-cuap di youtube, di tv, tulisan besar di koran, foto di baliho besar. Tapi pemilihan kata dan tulisan menjadi penting. Melewatkan copywriting sama saja dengan membuang 80 persen biaya dan waktu.

Copywriting yang tepat akan mampu meningkatkan omset penjualan, mempromosikan lebih baik dan menjangkau banyak orang, sesuai dengan kelompok sasaran.

Umumnya copywriting dibagi menjadi dua, long copy atau naskah yang panjang, seperti artikel dan short copy, atau naskah yang pendek, misalnya iklan di koran atau di web.

Saya ingin membagikan satu jurus copywriting yang menarik. Satu saja.

Bagaimana jika anda memiliki konten yang menarik tapi orang tidak tertarik membacanya? Sayang kan? Salah satu yang penting dalam copywriting adalah pemilihan headline. Ada lima jenis headline, tapi saya akan menuliskan tiga saja.

1. Selective Headline
Headline jenis ini dibuat berdasarkan target market yang lebih spesifik, tapi secara tidak langsung “menjauhkan” orang lain yang tidak sesuai dengan target anda.

Contoh kalimat yang digunakan; “Untuk Kamu yang Suka Musik!” – “Untuk Wanita yang Ingin Terlihat Muda” – “Spesial Bagi Penjual Bakso”

2. Fear Headline
Headline jenis ini digunakan dengan tujuan untuk menakuti-nakuti pembaca agar segera membuka, atau berupa informasi berbahaya yang harus segera diketahui, sehingga pembaca membuka artikel produk yang ingin disajikan.

Ada beberapa contoh, seperti; “Hati-Hati! Penyakit Ini Bisa Menular Pada Siapapun!” – “Awas Bangkrut! Ini Tips Mengelola Laba” – “Yakin? Air Minum Anda Steril?”

3. Curious Headline
Jenis headline ini menampilkan informasi yang ambigu dan tak lengkap. Namanya juga Curious, artinya membuat orang penasaran. Targetnya, orang segera membuka/klik iklan tersebut.

Beberapa contohnya; “Ini 7 Tips Diet untuk Wanita Karir!” – “Begini Rahasia 10 JUta Per Bulan Tanpa Keluar Rumah!” – “Bagaimana Membuat Uang Mengejar Anda?” dan “Anda Tak Akan Kaya Jika Tak Melakukan Ini” ya seperti judul di atas adalah salah satu seni copywriting.

Sekian dulu ngoceh tiga contoh headline copywriting. Apa sampeyan mau jadi copywriter? Silakan browsing lowongan copywriter, salary-nya lumayan. Selamat belajar kisanak!

Beberapa lowongan copywriter bisa pantau di :

  1. RAJA TULIS.COM
  2. ID.INDEED.COM
  3. JOBSTREET.CO.ID
  4. Banyak lagi lainnya, termasuk situs-situs luar negeri.