PERNAH mengalami kehilangan data di smartphone? Pernah galau ketika harus membuang banyak foto-foto keluarga gara-gara ada aplikasi penting yang harus diupdate karena kerjaan?

Saya pernah mengalaminya. Bahkan, gara-gara memory smartphone yang kepenuhan, semua terkadang harus dengan berat hati rela tak bisa memotret moment-moment penting dalam hidup. Padahal ini data #DibuangSayang dan asli bikin gundah untuk menghapusnya.

Lantaran hal ini, dulu ketika memory smartphone sudah mulai penuh, saya langsung memindahkan data-data ke laptop. Namun hal ini ternyata tidak praktis. Pasalnya, ketika sedang membutuhkan data tersebut, saya harus kembali membuka laptop. Solusinya? Simak terus bakal kita bahas.

Nah atas kejadian-kejadian yang pernah saya alami ini, ternyata dialami juga oleh banyak orang. Hal ini terlihat dari hasil survey yang dilakukan oleh Western Digital.

Hasilnya, pengguna smartphone di Indonesia seringkali harus merelakan kehilangan data-data penting hanya karena memory smartphonenya penuh. Bahkan, ketika memory smartphone sudah sesak, jangankan untuk kembali menyimpan foto, dokumen atau data lainnya, untuk update aplikasi pun tak bisa dilakukan.

Dari survey Western Digital, dari 1.120 responden yang disurvey, ada 80 persen pengguna smartphone sangat sadar penting back-up data. Namun, hanya sepertiganya saja yang secara berkala melakukan back-up secara teratur selama sebulan sekali.

Hal ini terjadi lantaran banyak orang yang mengira, back-up data sangat rumit. Padahal, proses back-up data bisa dilakukan dengan sangat mudah dan membutuhkan waktu yang tak terlalu lama.

Sementara, dari hasil survey tersebut, 97 persen responden mengandalkan smartphone sebagai gawai utama dalam kehidupan sehari-hari. Menariknya, mereka yang lebih muda menggunakan smartphone untuk berbagai fungsi. Seperti, bermain game, alat navigasi, menonton video. Bahkan, 90 persen responden menggunakan smartphonenya untuk mengambil foto, video.

Dari kegiatan-kegiatan tersebut, alhasil 98 persen responden smartphonenya berisi konten foto dan 79 persen berisi video.

Dari peredaran smartphone yang ada di Indonesia, mayoritas pengguna (56 persen) menggunakan smartphone dengan kapasitas memory antara 16-32GB. Kapasitas memory yang nanggung ini membuat lebih dari setengah responden mengakui jika memory di smartphonenya hanya tersisa 1-3GB saja. Bahkan, sebagian responden terpaksa harus menghapus banyak foto-foto dari momen-momen di hidupnya untuk menjaga memory smartphone mereka tetap lega.

  • Solusi Memory Terbatas

ADA beberapa hal yang bisa kita lakukan ketika memory smartphone sudah penuh. Sementara, ada beberapa file penting lagi yang harus kita simpan atau ada foto-foto yang harus kita jepret.

1. Hapus Aplikasi Bawaan

Aplikasi bawaan smartphone seringkali membuat penuh memory internal. Padahal, ada banyak aplikasi bawaan yang tidak kita gunakan. Meski, untuk uninstall aplikasi bawaan terkadang harus melakukan root pada smartphone. Namun, ada beberapa aplikasi yang bisa digunakan untuk membuang aplikasi bawaan tanpa melakukan root.

2. Kosongkan Cache

Cache adalah file yang didownload oleh suatu aplikasi untuk mendukung jalannya aplikasi lebih cepat. Contohnya, ketika kita membuak browser dan membuka sebuah website, maka website tersebut akan meninggalkan logo web, cache gambar dari website tersebut. Jika ini berlangsung lama, maka data-data tersebut semakin lama akan semakin menumpuk dan memenuhi ruang memory di handphone kita.

Untuk mengosongkannya kita juga bisa menggunakan aplikasi pembersih. Namun berhati-hatilah, gunakan aplikasi pembersih yang terpercaya dan mendapat rating bagus di toko aplikasi resmi.

3. Pindahkan Data ke Memory Eksternal

Nah, khusus yang satu ini bakal kita bahas lebih jauh karena memang menjadi solusi terbaik agar kita dapat memiliki memory handphone yang lega, tanpa harus kehilangan data-data penting.

Keberadaan memory eksternal bagi smartphone sebenarnya sudah bisa difungsikan sejak munculnya fitur USB OTG, baik itu di iOS maupun di Android. Mengaktifkannya pun tak terlalu sulit. Pengguna smartphone cukup mencari menu OTG dengan masuk ke menu setting – pengaturan lanjutan (advanced setting) / additional setting / pengaturan lainnya (tergantung menu smartphone).

Namun saat ini smartphone sudah memberikan notifikasi ketika memory eksternal dicolokkan di USB smartphone. Ohya, penggunaan USB OTG ini menggunakan jalur USB yang biasa digunakan untuk mengisi ulang daya baterai smartphone.


  • SanDisk, Solusi Memory Penuh

SEBAGAI solusi mudah back-up data smartphone, Western Digital menawarkan solusi mudah dan cepat untuk pengguna smartphone yang membutuhkan kapasitas memory yang lebih lapang. Western Digital melalui #SanDiskAPAC menjadi solusi terbaik dan paling aman agar tak lagi ada istilah #DibuangSayang saat smartphone sedang full memory.

Dari pengalamanku sebagai salah satu orang yang sering bepergian, SanDisk sangat membantu keterbatasan memory smartphone yang hanya 32GB. Setiap kali pergi ke suatu tempat, saya pasti mengambil foto-foto dan video, bukan hanya untuk dokumentasi pribadi namun juga untuk kebutuhan pekerjaan.

Ketika memory nyaris penuh, dengan USB OTG SanDisk dengan mudah dapat dicolokkan ke USB handphone dan fitur Plug and Play membuat USB OTG SanDisk langsung bisa diakses secara mudah. Baik itu untuk memindahkan file dari memory internal smartphone maupun kembali mengambil data dari USB OTG SanDisk untuk digunakan di smartphone.

Sebagai pengguna Android OS, USB OTG SanDisk dapat saya operasikan dengan mudah lantaran ketersediaan aplikasi di Play Store. Aplikasi mobile SanDisk Memory Zone dan iXpand Drive dapat mem-back up foto dan video dengan cepat dan memindahkannya ke komputer atau smartphone lain jika dibutuhkan.


Selain bisa dicolokkan ke smartphone, USB OTG SanDisk dapat langsung dicolokkan ke USB komputer. Ini karena USB OTG SanDisk dibekali dengan dual konektor. Satu sisi menggunakan USB tipe A untuk dikoneksikan ke PC atau laptop. Sedangkan satu sisi menggunakan konektor Micro USB. Bagi pengguna smartphone dengan USB Tipe C, dapat menggunakan konektor tambahan.

Bagaimana? Mudah kan?

Jadi jika memory ponsel kamu sudah mulai penuh, dengan USB OTG SanDisk kamu bisa melakukan back-up data dengan mudah.

Hasilnya, performa ponsel kamu pasti lebih ngebut.



Kisanak, USB OTG SanDisk menjadi solusi terbaik agar kamu tak kehilangan data-data penting.